Jeruk Mandarin Identik dengan Imlek? Ternyata Ini Alasannya

Vien Dimyati
Jeruk Mandarin (Foto: Pixabay)

Karena konsep semakin banyak buah di pohon semakin baik, tak sedikit penjual pohon jeruk menempelkan jeruk yang direkatkan dengan kawat di batang pohon. Ilusi tersebut sekali lagi demi tercapainya harapan dari kepercayaan yang sudah ada sejak dulu kala.

Buah jeruk tak selalu ada di piring dan pohon. Pada beberapa kepercayaan, buah jeruk harus disertakan saat Anda memberikan angpao kepada sanak famili. Ini meningkatkan faktor keberuntungan buat si pemberi maupun penerima angpao.

Kepercayaan lain yang juga menarik untuk dikulik adalah saat memberikan jeruk mandarin bersama dengan angpao, Anda tidak boleh memberikan jeruk secara telanjang. Artinya, usahakan ada batang dan daun jeruk yang masih menempel di buah.

"Ini bukan hanya indikator kesegaran jeruk, tetapi juga mewakili harapan panjang umur dan kesuburan bagi penerimanya," tulis laporan tersebut.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cap Go Meh Manado Dipadati Ribuan Warga, 10 Tangsin Tampilkan Atraksi Ekstrem

57 tahun lalu

Libur Panjang Isra Miraj dan Imlek, KAI Yogyakarta Siapkan 6 Kereta Tambahan

57 tahun lalu

Libur Panjang Isra Miraj dan Imlek, Ratusan Polisi Dikerahkan Antisipasi Macet di Bandung

57 tahun lalu

Sambut Imlek 2575, Kelenteng Kong Fuk Miau di Bangka Barat Gelar Tradisi Bersih-bersih

57 tahun lalu

Hadir di Surabaya, Alam Ganjar Antusias Ikut Acara Sambut Imlek Bersama dalam Kebhinekaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal