Jago Lari, Penyandang Disabilitas Ini Juga Sukses Buka Cucian Motor

Zainal Hakim
Usaha pencucian sepeda motor milik Yuda, seorang penyandang disabilitas di Banjarmasin, Kalimantan Selatan selalu ramai didatangi pelanggan. (Foto: iNews.id/Zainal Hakim)

BANJARMASIN, iNews.id - Terlahir dengan keterbatasan fisik, tak membuat Sayyid Muhammad Yuda, 28, penyandang disabilitas tuna rungu berputus asa. Berkat kerja keras dan kemandiriannya, Yuda kini sukses mengelola usaha pencucian sepeda motor di Jalan Veteran Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Tempat usaha yang sudah dirintis Yuda selama sembilan tahun tersebut hampir tiap hari tidak pernah sepi dikunjung pelanggan. Yuda juga berhasil mengentaskan pengangguran di wilayahnya dengan merekrut pekerja sesama penyandang disabilitas.

Sayyid Muhammad Yuda saat melayani pelanggan yang mencuci sepeda motor di tempat usahanya. (Foto: iNews.id/Zaenal Hakim)


Yuda mengatakan, sebelum membuka usaha sendiri dia bekerja mencuci sepeda motor di salah satu tempat pencucian motor di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. "Setelah itu, saya kembali ke Banjarmasin tepatnya pada tahun 2008. Saya bertekad membuka sendiri tempat pencucian dengan modal mesin pompa air dari orang tua," kata Yuda dengan bahasa isyarat, Minggu (3/12/2017).Orang tua Yuda, Sayyid Abdul Suud mengatakan anaknya terlahir tidak bisa mendengar dan berbicara. Dia kemudian menyekolahkan Yuda di sekolah luar biasa (SLB) hingga jenjang SMP. Namun setelah lulus, Yuda merantau ke Kalimantan Timur dan bekerja. "Saya bangga sekali karena meski fisiknya terbatas tapi punya semangat untuk maju dan mandiri," katanya.Hasil cuci motor para penyandang disabilitas tersebut tidak kalah dengan orang yang memiliki fisik normal. Hal itu membuat para pelanggan merasa puas. "Hasil cuciannya bersih dan memuaskan. Saya sudah langganan di sini sejak lama," kata Hadi, salah satu pelanggan Yuda.Tak hanya sukses sebagai pengusaha cuci sepeda motor, Yuda juga ternyata seorang atlet lari yang berhasil memperoleh banyak medali dan juara. Yuda telah bertanding mewakili Provinsi Kalimantan Selatan dan Kota Banjarmasin di laga Paraolimpik Indonesia, bahkan di ajang PON bertanding melawan atlet normal lainnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Jabar Fasilitasi 400 Disabilitas Daksa di Jawa Barat Miliki SIM D

57 tahun lalu

Sirkular Kopi Espresso Kukang Jawa, dari Disabilitas hingga Pemberdayaan Ekonomi Warga

57 tahun lalu

OJK Minta Perbankan Beri Akses Layanan Keuangan kepada Disabilitas

57 tahun lalu

Hasilkan Produk Berkualitas, Penyandang Disabilitas di KBB Diberi Ruang Berekpresi

57 tahun lalu

5.140 Penyandang Disabilitas di Kota Bandung Bakal Dapat Layanan Home Therapy

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal