Jadi Kurir Proklamasi Kemerdekaan 1945, Remaja Ini Bertaruh Nyawa

Solichan Arif
Foto kenang-kenangan yang diambil di Langsa, Aceh tahun 1945.( Foto: Repro/SINDOnews/Solichan Arif)

Di negeri Jiran keduanya bertemu sejumlah tokoh pejuang Malaya yang mendukung kemerdekaan Indonesia . Gatot dan Suroso juga bertemu enam orang bekas romusha di Birma. Semuanya orang Jawa yang berharap bisa kembali ke kampung halaman masing-masing. Bersama enam orang bekas romusha asal Jawa, dan tiga orang Aceh yang hendak bersekolah di Yogyakarta, Gatot dan Suroso kembali ke Jawa.

Dengan menumpang kapal laut yang setiap saat menghindari patroli Belanda, perjalanan berlangsung berhari-hari. Dari stasiun Gambir Jakarta, perjalanan berlanjut ke arah timur. Perjalanan pulang. Tugas sebagai kurir kemerdekaan , sudah selesai. Suroso turun di Madiun. Gatot yang menolak singgah karena sudah rindu kampung halaman, langsung terus ke Kediri. Bocah pejuang yang sempat dikira tidak akan pernah kembali itu, pulang.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polresta Sidoarjo Tangkap 25 Orang terkait Narkoba, Kurir hingga Pengedar

57 tahun lalu

Pilu! Kurir Perempuan di Mamuju Tengah Diancam Badik lalu Diperkosa Residivis

57 tahun lalu

3 Kurir Narkoba Asal Aceh Dituntut Hukuman Mati di Pengadilan Negeri Medan

57 tahun lalu

Dicaci dan Dilempar Botol akibat Pesanan Tak Sesuai, Kurir Paket di Medan Lapor Polisi

57 tahun lalu

Dalami Misteri Kematian Aipda Hendra Binmas Polres Muarojambi, Olah TKP Ulang Dilakukan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal