Berikutnya, 22 orang dari karantina Bapelkes yang berasal dari Banjarbaru 12 orang; 6 dari Banjar; 2 dari Batola; 1 dari Tapin dan 1 dari Banjarmasin. Sementara dari karantina khusus Balangan sebanyak 14 orang; isolasi mandiri Banjar sebanyak 6 orang, dan karantina khusus Batola 2 orang. Karantina khusus di Hulu Sungai Tengah 1 orang; karantina khusus Tanah Laut 7 orang dan RS Bayangkara sebanyak 4 orang. Lalu, di RS Ansari Saleh sebanyak 5 orang dan RS Ulin sebanyak 2 orang.
“Angka kesembuhan ini terus meningkat. Data hari ini menunjukan angka kesembuhan 33,6 persen,” ujar Muslim.
Sementara yang meninggal dunia, bertambah lima orang. Mereka meninggal dunia saat bertatus pasien dalam pengawasan (PDP). Namun, hasil uji swabnya baru diketahui dan dinyatakan positif.
Kelima orang tersebut, berasal dari HSS dua orang yang meninggal dunia pada 3 dan 9 Juli lalu. Kemudian dua orang dari Banjarmasin yang meninggal dunia pada 11 dan 23 Juni lalu, serta satu dari Banjarbaru yang meninggal dunia pada 12 Juli 2020.
Dengan penambahan lima orang meninggal dunia berstatus positif itu, maka angka kematian akibat Covid-19 di Kalsel sudah mencapai 216 orang.
Untuk PDP, jumlahnya kini 398 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 733 orang.