Ini 4 Daerah di Kalsel dengan Kasus Stunting

Tim iNews
Ilustrasi. (Foto ist).

Intervensi spesifik, kata dia ditujukan kepada anak dalam seribu hari pertama kehidupan (HPK). Kontribusinya sebesar 30 persen dalam penurunan kasus stunting.

“Maka dilakukan perbaikan dan pencegahan gizi buruk, program imuniasi, kesehatan ibu dan anak,” kata dia.

Sedangkan intervensi sensitif, kata dia melibatkan sektor lain dalam kegiatan pembangunan. Misalnya program sanitasi oleh Dinas PUPR, Dinas PMD melalui dana desa, hingga sinergitas kader-kader PKK dan Posyandu.

“Kami harap dengan konvergensi ini, percepatan stunting bisa dilakukan,” ujar dia.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kalsel, prevalensi stunting Kalsel mengalami penurunan pada tahun 2013 sebesar 44,1 persen. Tahun 2018 menjadi 33,1 persen.

Setelah dilakukan studi badan litbang 31,75 persen sebenarnya ada penurunan jika dibandingkan tahun 2014-2018 turun sebesar 11,5 persen atau rata-rata 2 persen.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
10 hari lalu

Ribuan Ikan Nila dan Bawal Mati Mendadak di Banjar Kalsel, Ada Apa?

18 hari lalu

Kebakaran di Banjar Kalsel, 5 Rumah Warga Hangus Dilalap Api

26 hari lalu

Tersinggung! Pria di Banjar Kalsel Tebas Leher Wanita hingga Hampir Putus

30 hari lalu

Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Zero ODOL 2027 di Kalsel

2 bulan lalu

31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal