Gua Telaga Dewa jadi aset Geopark Meratus, Begini Pemandangannya

Antara
Seorang wisatawan saat berasa di dalam Gua Telaga Dewa Desa Liyu, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan. (Foto: Antara/erde)

Ornamen yang disebut sebagai telaga dewa didapati setelah menyusuri gua kurang lebih 30 meter dari mulut gua.

Tentunya, saat di dalam gua ada batasan dan aturan yang harus ditaati oleh pengunjung.

Sejak 2018, Gua Telaga Dewa mulai ramai dikunjungi orang. Namun karena adanya wisatawan yang tidak bertanggung jawab, bahkan mencoret dinding gua, tempat itu pun ditutup sementara.

"Sebelum kembali dibuka, kami akan memberikan edukasi agar wisatawan lebih berhati-hati dan tidak lagi melakukan hal yang tidak bertanggung jawab di gua," katanya.

Dia menambahkan, setiap ornamen gua terbentuk dalam jangka waktu yang panjang. Sehingga sangat disayangkan apabila ada wisatawan yang merusak.

Sementara salah satu wisatawan, Sukri mengungkapkan Gua Telaga Dewa di Desa Liyu tersebut memang sangat bagus dan sangat eksotis dengan keasriannya.

"Luar biasa sekali gua ini, dari mulut gua saja sudah sangat indah untuk dinikmati apalagi sampai ke dalamnya melihat ornamen yang begitu unik," katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Avanza Bawa 6 Orang Terbakar di Gowa, Api Diduga dari Ledakan Korek Gas

57 tahun lalu

BPGM Gencar Promosikan Meratus Banjar Kalsel, Bidik Predikat UNESCO Global Goepark

57 tahun lalu

Menguak Pencarian Berlian di Pegunungan Meratus, Tempat Penemuan Intan Sebesar Telur Burung

57 tahun lalu

Cek Kesiapan Geopark Meratus Menuju UGGp, Tim UNESCO Akan Temui Masyarakat Dayak

57 tahun lalu

Masyarakat Dayak Diharapkan Bisa Terlibat Pembahasan Geopark Meratus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal