"Ini sudah tahap final dan merapikan saja lagi. Tinggal beberapa sentuhan lagi selesai, karena akan menjadi dokumen yang diserahkan ke KPU," kata Denny.
Pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur yang dimulai dari 4 hingga 6 September, dia terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
"Kita juga lakukan silaturahmi kepada tokoh-tokoh masyarakat dan agama. Ini akan berjalan terus hingga jelas pemilihan pada 9 Desember nanti," ujarnya.
Pasangan yang memiliki slogan "Hijrah Gasan Banua" ini menyatakan akan terus menjalin komunikasi politik kepada partai lainnya agar bergabung mengusung mereka.
"Saat inikan yang sudah empat partai koalisi yang mendukung secara tertulis kepada kita. Mungkin ada satu partai lagi yang akan ikut mengantar kita daftar ke KPU nantinya," ujarnya.
Saat ini yang muncul kepermukaan untuk Pilkada Kalsel 2020 baru dua pasang calon, selain Denny-Difriadi, yang sudah dipastikan maju adalah sang petahana Sahbirin Noor yang berpasangan dengan mantan Wali Kota Banjarmasin Muhidin.
Kedua pasangan ini didukung koalisi partai besar, yakni, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Nasdem dan PKS serta PBB.