Cerita Kesaktian Arya Dillah, Putra Hasanuddin Usir Dedemit hingga Merontokkan Daun Beringin

Okezone
Makam Pangeran Arya Dillah, putra Pangeran Sultan Maulana Hasanuddin Banten. (Foto: Okezone/Doddy Handoko)

Prabu Pucuk Umun bersama beberapa pengikutnya kemudian pergi untuk menuju Ujung Kulon di Banten Selatan.

Mereka bermukim di hulu Sungai Ciujung, di sekitar wilayah Gunung Kendeng. Konon, mereka merupakan cikal-bakal orang Kanekes atau orang-orang Suku Baduy.

Sementara para pengikut Prabu Pucuk Umun lainnya yang memilih bertahan di Banten menyatakan masuk Islam di hadapan Maulana Hasanuddin.

Konon, Sultan Maulana Hasanuddin, Sultan Banten mempunyai istri bangsa jin. Dari perkawinannya itu melahirkan seorang putra bernama Pangeran Arya Dillah.

Ceritanya pada suatu hari di istana Surosowan kedatangan seorang pemuda dekil. Penjaga istana melihat pemuda itu lalu mengusirnya. Tapi pemuda gembel itu melawan, tidak mau pergi. Senapati kerajaan Banten turun tangan untuk meringkus pemuda itu. Dia juga tidak mampu menghadapi pemda tadi.

Panglima perang itu lapor kepada Sultan Hasanuddin bahwa ada pemuda yang sakti mengamuk di luar. Dia menceritakan pemuda itu hitam jelek dan gondrong, compang-camping.

Setelah pemuda itu masuk, mereka berangkulan dan dijelaskan bahwa pemuda dekil itu putranya bernama Arya Dillah. Punggawa istana terheran-heran. Arya Dillah diangkat menjadi pangeran sekaligus menjadi wakil panglima perang.

Terdapat versi lain, Pangeran Arya Dillah mengetahui dia putra seorang raja di Banten. Akan tetapi, dia tidak tahu siapa ayahnya itu. Dia kemudian bercerita kepada Hasanuddin.

Setelah mendengar penuturan Pangeran Arya Dillah, Hasanudin meminta dirinya untuk membuktikan bahwa dirinya memang anak seorang raja Banten. Hasanuddin menyuruh Arya Dillah untuk merontok seluruh daun beringin dari pohonnya tanpa tersisa sehelai pun.

Arya Dillah menyanggupi permintaan Hasanuddin kemudian bertapa di bawah pohon beringin yang akan dirontokkan seluruh daunnya itu. Dalam pertapaannya itu, dia meminta bantuan kepada ibu dan kakeknya agar kesaktiannya bisa merontokkan seluruh daun pohon beringin itu.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kesaktian Gajah Mada, Lolos dari Kepungan Pasukan Elite Majapahit usai Perang Bubat

57 tahun lalu

Karomah Sunan Bonang, Ubah Buah Aren Jadi Bongkahan Emas

57 tahun lalu

Kesaktian Mpu Bharada, Kalahkan Calon Arang hingga Terbang ke Bali dengan Selembar Daun

57 tahun lalu

Kesaktian Sunan Kalijaga, Taklukkan Kera Raksasa saat Cari Kayu untuk Pembangunan Masjid

57 tahun lalu

Kisah Kesaktian Pangeran Diponegoro, Tak Mempan Ditembak saat Bertempur Lawan Belanda 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal