Bupati HSU Nonaktif Ternyata Atur Pemenang Lelang Proyek Selama Menjabat

Antara
Bupati Hulu Sungai Utara Abdul Wahid dengan tangan diborgol langsung dibawa ke Rutan KPK untuk penahanan usai ditetapkan tersangka suap. (Foto: MPI/Raka Dwi Novianto)

Kesaksian Maliki pun dibenarkan dua kontraktor yang juga bersaksi yaitu Marhaini dan Fachriadi. Mereka mengakui, dana fee yang diserahkan ke Dinas PUPRP HSU mengalir kepada terdakwa yang juga dijerat penyidik KPK tindak pidana pencucian uang.

Marhaini juga membenarkan bahwa fee proyek tak hanya berlaku di Bidang Sumber Daya Air, tapi juga di bidang lainnya termasuk Cipta Karya dan Bina Marga.

Tiga saksi dalam kasus ini telah divonis. Mantan Plt Kadis PUPRP HSU Maliki divonis majelis hakim dengan pidana enam tahun penjara. Sedangkan Marhaini dan Fachriadi divonis penjara satu tahun sembilan bulan serta denda Rp50 juta.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kepala Desa di Kalsel Ditangkap Polisi terkait Narkoba Jenis Sabu

57 tahun lalu

Dikira Resto, Kepala SMAN di Kalsel Tak Tahu Tempat Acara Perpisahan Siswa Ternyata Klub Malam

57 tahun lalu

Muhidin-Hasnuryadi Deklarasi Maju Pilkada Kalsel, Misi Pebaikan Pembangunan Daerah

57 tahun lalu

Kantor ULP Kota Bandung Digeledah Kejari, Selidiki Dugaan Kongkalikong Lelang Proyek

57 tahun lalu

Saksi Bingung, Suara Sah PSI di Banjar Kalsel Melonjak hingga 15.000 Lebih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal