BMKG memastikan gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami meski berada pada kedalaman 10 kilometer.
“Info Gempa Mag:6.0, 22-Mar-24 11:22:45 WIB, Lok:5.74 LS,112.32 BT (132 km TimurLaut Tuban-Jatim), Kedalaman:10 Km,” tulis BMKG.
Sebelumnya, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di laut Jawa.
"Dari hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip)," ujarnya.