Bill Gates Ingin Vaksin Covid-19 Tak Dimonopoli Negara Maju

Djairan
Ilustrasi virus corona (Antara)

Kita butuh pemimpin yang berani mengambil kebijakan sulit ini berdasarkan prinsip kesetaraan, bukan hanya faktor pasar saja," ujarnya.

WHO mengungkapkan, saat ini ada 20 kandidat vaksin dalam fase uji klinis kepada manusia. Tiga di antaranya masuk uji klinis tahap ketiga. Moderna (AS), AstraZeneca (Inggris), dan Sinovac (China) menjadi tiga perusahaan terdepan dalam penemuan vaksin Covid-19.

Gates menyinggung, keberhasilan sistem distribusi obat HIV/AIDS global pada 20 tahun yang lalu. Menurut dia, model penanganan krisis AIDS bisa menjadi contoh sehingga obat bisa diakses oleh semua orang.

"Kerja sama global diperlukan untuk menerapkan kebijakan distribusi ke tempat-tempat yang paling membutuhkan. Ketika kita menerapkan hal itu, negara, institusi, dan NGO perlu bekerja sama melakukan kerja kolektif, sehingga kita bisa melihat dampak yang luar biasa," tuturnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wujudkan Zona Hijau, Babel Terus Sosialisasikan Prokes Covid-19

57 tahun lalu

Jelang Nataru, Dinkes Kaltim Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

57 tahun lalu

Waspadai Ancaman Teror Bom Jelang Nataru, Polda Babel Siagakan 1.930 Personel

57 tahun lalu

Warga Serbu Layanan Vaksinasi yang Digelar Polres Sukoharjo, Ada Hadiah Motor

57 tahun lalu

Rusia Klaim Vaksin Hidung Buatannya Ampuh Lawan Virus Corona

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal