“Wisata susur sungai, hingga event-event yang menjadi agenda rutin Pemkot juga dibatalkan,” ucapnya.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, kata dia mengumpulkan para pelaku usaha yang bergerak di bidang industri pariwisata untuk mempersiapkan segala sesuatu agar bisa beroperasi kembali saat penerapan normal baru. Salah satunya menjalankan protokol kesehatan yang ketat.
"Sekarang ini para pelaku wisata sudah mengumpulkan bahan aturan protokol kesehatan yang harus diterapkan di tempat wisata. Seperti sektor travel perjalanan dan perhotelan agar harus bisa menjalankan protokol kesehatan jika nanti diperbolehkan buka kembali," katanya.
Menurutnya, setiap hotel harus menyediakan thermo gun dan wajib mengenakan masker. Sehingga setiap pengunjung yang ingin menginap di hotel tersebut wajib menjalankan protokol kesehatan.
"Untuk rumah makan juga harus seperti itu, harus menjalankan protokol kesehatan. Pokoknya sampai ada perintah dari Kementerian Pariwisata untuk membuka, baru kita buka lagi," ucap dia.