Sementara itu, Wakil Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, seluruh tim yang dibentuk dari gabungan 26 SKPD Pemprov Kalsel tersebut akan bergabung dengan tim Pusksesmas di masing-masing daerah.
Menurut Hanif, saat ini penderita penyakit tidak menular di Kalsel cukup tinggi, sehingga upaya dan konsentrasi yang dilakukan tim gugus saat ini adalah mencegah terjadinya kematian.
"Kalau mencegah penularan, kita sudah kalah banyak dengan virus, maka saat ini konsentrasi kita adalah mencegah terjadinya kematian," katanya.
Melalui tim KIE yang bakal ditempatkan khususnya di daerah yang sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tersebut, akan memberikan informasi secara cepat kepada seluruh pihak terkait tentang apa yang terjadi di lapangan.