Asal Usul Bubur Asyura, Sajian Khas di Bulan Muharram

Nani Suherni
Gotong-royong membuat bubur Asyura saat menyambut Bulan Muharram Tahun Baru Islam. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id -Bubur Asyura biasanya jadi sajian khas di bulan Muharram. Biasanya bubur ini dibuat pada 10 Muharram.

Bulan Muharram memiliki beragam keutamaan, di antaranya pelipatgandaan pahala bagi orang-orang berpuasa dan bersedekah. Di hari kesepulu bulan Muharram, umat Islam merayakan hari Asyura yang ditandai dengan puasa sunnah.

Bubur Asyura yang diasosiasikan di 10 Muharram itu biasanya akan dimasak bersama, dan nantinya akan dibagi-bagi ke masjid maupun warga sekitar. Tidak hanya di satu wilayah, varian rasa dan tampilannya pun di tiap daerah berbeda, mengingat bahan yang dipakai juga beragam. 

Bubur Suro diambil dari kata Asyuro, yaitu bubur yang komposisinya dari berbagai macam biji-bijian, mulai dari beras putih, beras merah, kacang hijau dan beberapa lagi jenis biji-bijian yang kemudian semuanya dimasak menjadi bubur, kemudian dimakan bersama keluarga, juga dibagikan kepada anak-anak yatim dan orang tak mampu, serta mereka yang sedang tidak melaksanakan puasa, atau dimakan saat berbuka puasa.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Puasa Ayyamul Bidh Juli 2024 / Muharram 1446 Hijriah Versi Pemerintah dan NU, Bacaan Niat dan Keutamaan

57 tahun lalu

7 Peristiwa 10 Muharram dan Sejarah Puasa Asyura dalam Islam

57 tahun lalu

Bacaan Doa 10 Muharram di Hari Asyura dan Keutamaannya

57 tahun lalu

17 Amalan 10 Muharram 1446 Hijriah untuk Mendulang Pahala di Hari Asyura

57 tahun lalu

Niat Puasa Asyura Digabung Qadha Ramadhan, Arab, Latin & Artinya Lengkap Keutamaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal