BANJARBARU, iNews.id - Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Nico Afinta mengecek keberadaan sejumlah embung dan kanal di Kota Banjarbaru. Tujuannya untuk mengantisipasi jika terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Embung ataupun sodetan harus dipastikan benar-benar berfungsi untuk menampung air sekaligus dapat dialirkan jika sewaktu-waktu diperlukan dalam pembasahan lahan yang terbakar," kata Nico di Banjarbaru, Senin (3/8/2020).
Adapun kawasan yang mendapat perhatian khusus dari Kapolda yaitu Tegal Arum dan Guntung Damar yang setiap musim kemarau lahan kosong di lokasi itu terbakar. Kabut asap yang ditimbulkan bahkan kerap mengganggu penerbangan karena jaraknya begitu dekat dengan Bandara Internasional Syamsudin Noor.
Nico mengakui tipe tanah gambut cukup sulit dipadamkan jika sudah terbakar. Untuk itu, kata dia, pentingnya upaya pencegahan di samping langkah penanggulangan.
"Kita dirikan posko bersama di kawasan ini yang dijaga petugas 1x24 jam. Masyarakat juga terus diedukasi agar tidak membakar lahan, tidak membuang puntung rokok sembarang dan sebagainya. Mencegah lebih mudah daripada menanggulangi," ucap dia.