"Singkawang gunungnya masih bagus, itu harus dijaga, buat peraturan dari Perwako Singkawang. Kita tahu bahwa Singkawang merupakan kota toleransi, kerukunan umat beragamanya juga baik, itu harus dijaga hubungan antara etnis, antara agama dan sebagainya supaya persatuan dan kesatuan itu bisa terwujud," katanya.
Pj Wali Kota Singkawang, Sumastro siap menjalankan tugasnya dan menyelesaikan permasalahan yang perlu dibenahi di Singkawang.
"Banyak yang perlu kita benahi, salah satunya masalah banjir atau genangan, ini PR yang berkepanjangan yang belum dituntaskan secara maksimal. Jadi langkah-langkah yang ada tentu harus secara terprogram menyiapkan data pendukung, survei, dan yang terpenting dukungan masyarakat," kata Sumastro.
Dia berharap dukungan pemangku kepentingan terkait dalam penanganan banjir dan genangan agar dapat bersatu padu dan punya perspektif yang sama.
Selain itu, dia juga menargetkan akan menuntaskan janji dari wali kota lama dalam menuntaskan Bandara Singkawang.
"Bandar udara ini adalah kewenangan pusat, kami pemerintah Singkawang sesuai kewenangan yang ada berupaya sebagai inisiator memprakarsai dalam menyiapkan lokasi yang hingga saat ini sudah dibangun secara simultan oleh kementerian perhubungan melalui APBN," katanya.
Kemudian dia mengatakan berdasarkan komitmen dari Bappenas dan Kementerian Perhubungan, target operasi Bandara Singkawang adalah akhir tahun 2024 sesuai rencana strategis Menhub.