Bulan Safar bagi orang Melayu dianggap sebagai waktu yang penuh berkah, sementara ada pendapat lain yang juga dikatakan membawa bencana.
Sedemikian rupa sehingga dua anggapan ini sangat tepat untuk memohon kepada Yang Maha Kuasa agar dilindungi dari bencana dan diganti dengan keselamatan.
Di era yang berkembang pesat saat ini, tradisi Robo-Robo tidak hanya dilakukan oleh masyarakat etnis Melayu di Kalimantan Barat yang beragama Islam. Namun kini, suku-suku lain di Kalbar juga ikut dalam Robo Robo, meski agama mereka bukan Islam.
Tradisi ritual Robo-Robo awalnya hanya dilakukan oleh masyarakat Melayu yang tinggal di sekitar Kuala Mempawah, 67 kilometer dari Kota Pontianak. Seiring dengan dinamika zaman, ritual Robo-Robo kini hampir dilakukan oleh seluruh warga Kalbar di berbagai daerah.
Robo-Robo bukan hanya budaya Kalimantan Barat. Robo-Robo juga mengandung esensi sejarah peninggalan nenek moyang masa lalu.