Selain sebagai pemimpin rakyat, Rubini juga dikenal sebagai tokoh yang berusaha meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan terhadap ibu dan anak.
Dia ingin menurunkan angka kematian ibu dan anak saat melahirkan yang kerap terjadi di praktik bidan tradisional atau dukun beranak.
Selain membuka praktek kedokteran umum di rumahnya di Landraad Weg, yang kini Jalan Jenderal Urip Pontianak, Rubini juga membuka praktek kebidanan yang menghadirkan bidan bersertifikat.
Rubini juga dikenal sebagai dokter yang rendah hati dan tanpa pamrih. Pasien tidak mampu bisa membayar dengan hasil bumi seperti kelapa, dan ayam. Tak jarang Rubini menggratiskan pasiennya.
Hal ini juga kerap ia temui dalam misi sebagai dokter keliling. Secara periodik Rubini mengunjungi desa-desa di luar Pontianak dengan kapal atau perahu agar dapat menjangkau daerah terdalam.