Saat kembali ke rumah, dia mengakui sempat merasakan takut akibat beberapa orang terdekat tak berani mendekati.
"Tapi saya ngerti kalau orang takut, jangankan orang lain, lingkungan saya juga takut dekat saya. Makanya sakit ini sebenarnya mentalnya yang harus baik. Fikiran positif jangan stres jangan mikir yang tidak baik. Karena fikiran dan mental berpengaruh," katanya.
Meski isolasi mandiri, dia menjalani rutinitas kerja dari rumah dinas dan tetap memantau pekerjaan via telepon selular.
"Benar saya sempat merasa semua menjauhi, tapi Alhamdulillah dukungan istri anak-anak dan cucu juga banyak yang mendoakan sehingga saya semangat menjalani isolasi mandiri," katanya.
Meski sempat merasakan sedikit terganggu akibat pikiran dan reaksi orang sekitar, Ria Norsan kembali menemukan semangat untuk sehat dan terus mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.