Ratusan TKA China Diusir dari Ketapang Belum Dites Kesehatan

Rossi Yulizar
Ratusan TKA China di Ketapang belum menjalani tes kesehatan bebas Covid-19. (Foto: Ilustrasi/Antara)

KETAPANG, iNews.id - Sebanyak 125 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang diamankan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) tidak memiliki dokumen keimigrasian yang lengkap. Mereka juga belum melewati pemeriksaan kesehatan untuk memastikan bebas dari Covid-19.

"Belum dilibatkan untuk melakukan tes kesehatan kepada seluruh TKA," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, Basaria Rajagukguk di Ketapang, Selasa (22/9/2020).

Dia mengatakan, saat ini para TKA tersebut masih berada dalam kewenangan Imigrasi dan Kepolisian.

Sementara itu Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Ketapang, Rudi Adriani mengatakan, ratusan TKA China itu saat ini ditempatkan di sejumlah hotel bintang tiga di Ketapang. Sembari menjalani pendataan dan pemeriksaan dokumen kelengkapan imigrasi.

Setelah pemeriksaan tersebut selesai, mereka akan dipindahkan ke shelter Dinas Sosial Kalbar di Pontianak untuk kemudian dipulangkan ke negara asalnya.

Menurut informasi, ratusan TKA ini bekerja untuk PT Sultan Rafli Mandiri yang bergerak di pertambangan emas. Mereka diusir oleh warga setempat yang merasa kecewa lantaran perusahaan tempat mereka bekerja belum menyelesaikan kewajiban ganti rugi lahan warga.

Meski ganti rugi belum selesai, perusahaan tersebut tetap menjalankan operasional perusahaannya selama dua tahun.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Buntut Bentrok Antarpekerja di IPIP Kolaka, Polisi Amankan 4 TKA China

57 tahun lalu

Kronologi Bentrok TKA China dengan Pekerja Lokal di IPIP Kolaka, Berawal Penganiayaan

57 tahun lalu

Polda Kalbar Tegas! 2 WNA China Serang TNI di Ketapang Ditahan, Terancam 10 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal