Namun upaya tersebut sia-sia. Api cepat membesar. Rumah Betang yang terbuat dari kayu dengan mudah dilalap api.
"Merasa tidak mampu untuk memadamkan api, korban kemudian lari menyelamatkan diri bersama warga Rumah Betang yang lain," ucapnya.
Dia melanjutkan, setelah dua jam berlalu, api yang melalap Rumah Betang padam dengan sendirinya meninggalkan puing-puing yang hangus terbakar.
"Semalam kami langsung ke lokasi untuk mendalami penyebab kebakaran," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, Rumah Betang yang merupakan rumah warga Suku Dayak di Desa Nanga Nyabau, Kabupaten Kapuas Hulu hangus terbakar. Tak ada korban jiwa. Namun, kebakaran itu membuat sekitar 100 orang penghuni rumah terpaksa mengungsi.