Berdasarkan laporan rekan tersebut, korban sedang bersama oknum anggota Satlantas Polresta Pontianak. Kedua orang tua korban lantas melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
Aparat lantas melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap oknum itu, terkait benar tidaknya laporan tersebut.
“Yang pasti proses ini sedang berjalan," ujarnya.
Dia menambahkan, oknum polisi tersebut diduga kuat melanggar disiplin. Yang bersangkutan bukan anggota lapangan melainkan anggota staf, namun saat dilaporkan sedang berada di lapangan.
"Sambil kami menunggu hasil pemeriksaan, korban juga langsung dilakukan visum dokter yang saat ini masih menunggu hasilnya. Saya pastikan kami serius menangani kasus ini," katanya.
Bila terbukti pencabulan tersebut benar, perbuatan oknum itu mencoreng citra Polri di tengah upaya meningkatkan profesionalisme.