Pascabom Bunuh Diri Makassar, MUI Sambas: Kami Mengutuk Terorisme yang Bawa Nama Agama

Antara
Rekaman CCTV detik-detik bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar (Istimewa)

SAMBAS, iNews.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar) mengutuk keras aksi bom bunuh diri di depan  Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Bom bunuh diri itu dianggap sebagai aksi teroris yang membawa nama agam.

"Atas nama MUI Sambas kami sangat mengutuk aksi terorisme yang membawa nama agama. Aksi pengeboman adalah aksi yang sangat dilarang baik dari sisi agama maupun kemanusiaan," kata Sekretaris MUI Sambas, Sumar'in, Senin (29/3/2021).

Sumar menambahkan, aksi tersebut tentu jangan sampai terulang lagi termasuk di Sambas. Untuk itu, dia mengimbau agar masayarakat menjaga kerukunan umat beragama.

"Kita atas nama bangsa harusnya mampu menjaga kerukunan antara umat beragama," kata dia.

"Aksi membunuh sangat dilarang agama karena membunuh seseorang yang tidak melakukan kerusakan di bumi maka sama dengan membunuh seluruh manusia di bumi ini!" katanya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemuda Bejat di Sambas Perkosa Remaja, sempat Aniaya Kakak Korban

57 tahun lalu

Viral Pernikahan Beda Usia, Emak-Emak Nikahi Remaja 16 Tahun di Sambas

57 tahun lalu

Densus 88 Sebut Polda Jabar Jadi Target Aksi Kelompok Teroris JAD

57 tahun lalu

Densus 88 Kembali Geledah Kamar Kos di Batununggal Bandung, Warga: Penghuninya Misterius

57 tahun lalu

Fakta Baru Bom Astana Anyar, Agus Sujatno Kerap Datang ke Kamar Kos MFS di Batununggal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal