Seorang pedagang buah di Pontianak, M Yasin mengungkapkan penjualan durian memang merosot pada awal tahun ini. Menurutnya cuaca yang ekstrem akibat curah hujan yang tinggi menjadi penyebab sedikitnya jumlah panen durian kali ini.
Selain jumlahnya yang sedikit, buah durian ini sudah lebih dulu dibawa ke Kalimantan Timur untuk dijual dengan harga yang lebih tinggi.
"Sebenarnya Desember 2020 durian sudah ada keluar, cuma lebih banyak dibawa ke Kaltim. Kalau dibawa ke Kaltim harganya bisa lebih mahal, dari kebunnya bisa Rp50.000 per buah,” ujarnya.