“Beberapa barang yang berhasil diamankan pada tahap awal antara lain dokumen penerbangan dan barang-barang pribadi milik korban berupa tas serta perlengkapan lainnya,” katanya.
Pada hari kedua, Minggu (19/4/2026), investigasi dilanjutkan dengan pengumpulan data lapangan yang lebih rinci. Tim KNKT bersama unsur gabungan juga melakukan dokumentasi detail di lokasi kejadian.
Sejumlah komponen penting helikopter turut diamankan untuk keperluan analisis teknis. Di antaranya instrument kokpit seperti altimeter, airspeed indicator, indikator mesin, kamera kokpit, hingga sistem elektronik seperti DECU dan FADEC.
Komponen tersebut memiliki peran vital dalam mengendalikan performa mesin dan navigasi helikopter. Analisis terhadap bagian ini diharapkan dapat mengungkap faktor penyebab kecelakaan, baik dari sisi teknis maupun nonteknis.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polri yang dipimpin Kapolsek Nanga Taman Ipda Bari Candramedi bertugas menjaga keamanan lokasi dan mendampingi tim investigasi.