"Para preman itu, menurut keterangan para nelayan seperti bukan dari daerah Kalbar. Bentuk kapal motor mereka yang berbeda dengan milik nelayan lokal," tuturnya.
Dia mengatakan, meski petugas kepolisian sering melakukan patroli, namun pelaku premanisme itu tetap datang menghantui para nelayan.
"Para preman sepertinya kucing-kucingan Ketika tidak ada patroli mereka kembali meresahkan para nelayan," tuturnya.