Menkes: Balita Teridentifikasi Gagal Ginjal Akut Lebih dari 70 Orang Per Bulan

Antara
Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin (Foto: Antara).

Dia menjelaskan, ethylene glycol (EG), diethylene glycol (DEG) dan ethylene glycol butyl ether (EGBE) seharusnya tidak ada dalam obat-obatan sirop, dan kalau pun ada harus sangat sedikit kadarnya. 

Kemenkes, lanjut dia sudah melarang sementara penjualan dan penggunaan obat bebas dan atau bebas terbatas dalam bentuk sirop dalam upaya menekan faktor risiko gagal ginjal akut.

Selain itu, Kemenkes juga telah meminta kepada tenaga kesehatan untuk menghentikan sementara peresepan obat-obatan berbentuk sirop yang diduga terkontaminasi EG dan DEG.

"Sambil menunggu BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) memfinalisasi hasil penelitian kuantitatif mereka, Kemenkes mengambil posisi konservatif dengan sementara melarang penggunaan obat-obatan sirop," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Semua RS Terdampak Bencana Sumatera Kembali Beroperasi, Lanjut Pemulihan Puskesmas

57 tahun lalu

Pemerintah Siap Bangun Sistem Pelaporan Kasus Keracunan MBG seperti Saat Pandemi Covid-19

57 tahun lalu

Kisah Haru Perjuangan Ayah di Surabaya Donorkan Ginjal demi Putrinya

57 tahun lalu

Nyamuk Wolbachia Disebar di Banyumanik dan Tembalang, IDI Semarang: Tak Perlu Khawatir

57 tahun lalu

Gagal Ginjal, Anggota DPD Dapil DIY Cholid Mahmud Meninggal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal