Sebab dari hasil temuan beberapa PMI yang pulang dari Malaysia itu kebanyakan tidak memiliki tes antigen dan tes usap (PCR) yang dilakukan di Malaysia.
"Jadi mereka-mereka yang tidak memiliki data PCR dan antigen maka di PLBN kita langsung berikan mereka pelayanan PCR dan antigen agar dapat dipisahkan mereka yang negatif dan positif Covid-19," ujarnya.
Menurut Budi Karya, dengan melakukan itu makan akan menekan risiko penyebaran Covid-19 yang kemungkinan dibawa oleh para PMI tersebut.
"Kami memberi apresiasi kepada pihak-pihak terkait terutama upaya yang telah dilakukan oleh Kementerian Kesehatan dan PNPB," kata Budi Karya.