KPAD Minta Video Aksi Perundungan Anak di Pontianak Dihapus dan Tak Disebarkan Lagi

Barlian Pasore
Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Pontianak meminta video aksi perundungan anak yang viral di media sosial dihapus dan tidak disebarluaskan lagi. (Foto: Barlian Pasore)

Dia menduga aksi perundungan yang viral di media sosial masyarakat Pontianak ini murni kenakalan remaja. 

Meski kondisi korban secara umum telah membaik, namun masih ada trauma sehingga dia meminta agar tidak ada lagi yang menyebarluaskan video tersebut.

Tangkapan layar video viral aksi perundungan anak di Pontianak. (Foto: Barlian Pasore)

Sebelumnya Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut pelaku perundungan dalam video viral itu adalah anak putus sekolah.

"Saya dapat data dari dikbud itu anak putus sekolah," kata Edi di kantornya.

Edi mengaku prihatin dengan kasus yang seharusnya tidak terjadi karena pelaku dan korban masih pelajar SMP. Dia menyebut kasus ini telah ditangani oleh Polresta Pontianak dan KPAD.

"Sudah ditangani polresta dan KPAD," ujar Edi.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mobil Pengantar Anak Sekolah Kecelakaan Terjun ke Parit di Soppeng, 4 Orang Luka

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 5 Pemuda terkait Pesta Gay di Karawang, Picu Keresahan Masyarakat

57 tahun lalu

Viral 2 Remaja di Kendari Tabrak Ibu Hamil dan Suami gegara Tak Terima Ditegur

57 tahun lalu

Kronologi Pengurus OSIS SMP di Makassar Dikeroyok Teman Sekolah usai Razia Vape

57 tahun lalu

Mobil Sedan Terbakar di Pintu Keluar SPBU Probolinggo, Diduga Angkut Ratusan Liter BBM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal