Kekerasan Perempuan dan Anak di Bengkayang, 6 Orang Jadi Korban Didominasi Pelecehan

Antara
Ilustrasi kekerasan perempuan dan anak di Bengkayang, Kalimantan Barat. (Foto: Ist)

"Jadi ini cukup unik karena biasanya istri yang melapor karena menjadi korban kekerasan atau sebagainya. Namun saat ini malah istri atau seorang ibu yang dilaporkan karena menelantarkan anaknya," ucap Liberti.

Dia menduga kasus seperti itu bisa terjadi karena berbagai hal yang memungkinkan. Salah satunya faktor permasalahan ekonomi.

Untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, Dinas Sosial PPPA melakukan berbagai upaya terutama wujudkan desa layak anak. Hingga kini, dari 122 dan 2 kelurahan di Bengkayang, baru ada 10 desa layak anak. Tentu ini menjadi tugas bersama bagaimana menciptakan lingkungan layak untuk anak.

"Salah satu program pemerintah dalam menekan angka kekerasan terhadap anak. Ini juga tak lepas dari kesadaran semua pihak, terutama orang tua. Peran orang tua di sini sangat penting dalam mengontrol anak," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar

57 tahun lalu

Misteri Siswi SD Tewas dalam Rumah di Sragen, Polisi Sebut Ada Dugaan Kekerasan

57 tahun lalu

Kronologi Siswi SD Ditemukan Tewas dalam Rumah di Sragen, Motor Keluarga Ikut Hilang

57 tahun lalu

Sragen Gempar! Siswi SD Berseragam Pramuka Tewas dalam Rumah, Ibu Histeris

57 tahun lalu

Tamtama TNI AL di Bangkalan Meninggal Tak Wajar, Keluarga Tolak Disebut Bunuh Diri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal