"Harus sewa perahu Rp50.000. Banjirnya selutut nggak berani lewat takut motor rusak," ujar Jumaliah.
Sementara pengendara lain Slamet Raharjo mengaku memilih sewa perahu karena jalan alternatif lain untuk menuju Palangka Raya terlalu jauh.
"Kalau harus memutar lebih jauh dan lama," ujarnya.
Menurut warga, banjir ini sudah berlangsung dua hari. Warga berharap pembangunan jembatan layang di lokasi bisa segera terealisasi. Sebab banjir kerap terjadi di lokasi jika musim hujan.