Heboh Jual-Beli Bayi di Kubu Raya, Bupati: Kalau Klinik Terlibat Izin Dicabut

Antara
Empat dari komplotan penjual bayi yang ditangkap Polda Kalbar dan bayi yang akan dijual di sebuah klinik bersalin di Kabupaten Kubu Raya, Kalbar. (Foto: iNews/Faisal Abubakar)

PONTIANAK, iNews.id - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menegaskan pemerintah kabupaten akan mencabut izin dan menutup klinik bersalin yang terbukti terlibat dalam perdagangan bayi. Langkah ini menyusul terbongkarnya kasus penjualan bayi di wilayah tersebut.

"Kalau memang kliniknya terlibat, izinnya bisa dicabut, dan praktiknya bisa ditutup. Saya akan tegas untuk ini," katanya, Minggu (23/8/2020).

"Termasuk menindak tegas jika terindikasi ada di internal Pemerintah Kabupaten yang terlibat," ujarnya lagi.

Muda Mahendrawan mengatakan, dia sudah meminta dinas terkait mengevaluasi izin operasi klinik bersalin yang diduga terlibat dalam perkara perdagangan bayi. Selain itu, dia mengingatkan warga agar mengikuti ketentuan dan prosedur yang berlaku jika hendak mengadopsi anak.

"Jangan mengadopsi secara ilegal, ajukan ke Pengadilan Mempawah. Untuk informasi prosedurnya, bisa ke Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak," katanya.

Secara terpisah, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Keluarga Berencana Kubu Raya Diah Tut Wuri Handayani mengatakan pemerintah masih mengumpulkan informasi-informasi mengenai klinik bersalin yang diduga terlibat perdagangan bayi.

"Menurut keterangan, klinik tersebut hanya menolong partus (kelahiran) saja," katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sidang 19 Terdakwa Penjual Bayi ke Singapura Diwarnai Protes, Didakwa Pasal Berlapis

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kayong Utara Kalbar, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

Kapolda Kalbar Soroti Bullying usai Kasus Bom Molotov Siswa SMP di Sungai Raya

57 tahun lalu

Gerebek Rumah Kos di Medan, Polisi Tangkap 8 Pelaku Sindikat Perdagangan Bayi Baru Lahir

57 tahun lalu

Pengakuan Tersangka Kasus Perdagangan Bayi: Saya Benci Orang Tua Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal