Dokter Monang Siahaan menambahkan, saat ini jasad kedua korban pembunuhan tersebut sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan.
Mayat ibu dan anak ini sebelumnya ditemukan keluarga besarnya terbujur kaku di rumah, Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Banjar Serasan, Kecamatan Pontianak Timur, Pontianak, pada Rabu (24/9/2020) malam.
Kronologi penemuan mayat kedua korban berawal dari kecurigaan keluarga karena tidak bisa menghubungi mereka. Keluarga korban, Yoga mengatakan, dirinya sudah berkali-kali menghubungi anak dan ibu tersebut. Namun, sudah tiga hari keduanya tak dapat dihubungi.
Hal ini kemudian dibahas keluarga besar. Mereka sepakat untuk berkumpul dan mendatangi rumah korban. Tiba di rumah korban, keluarga menemukan sejumlah kejanggalan.
Lampu rumah dalam keadaan mati. Keluarga langsung mendobrak pintu rumah dan menemukan keduanya sudah terkapar tak bernyawa di lantai. Sejumlah keluarga menangis histeris melihat kondisi keduanya yang mengenaskan.
Kapolresta Pontianak Kota Kombes Pol Komarudin yang langsung tutun ke lokasi kejadian sebelumnya mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), ibu dan putrinya itu diduga korban pembunuhan. Polisi masih mendalami kasus ini.
“Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan fakta-fakta di lokasi, ada luka di tubuh korban. Diduga korban ibu dan anaknya ini korban pembunuhan,” kata Kombes Pol Komarudin.