Berdasarkan pemeriksaan di Laboratorium Universitas Tanjungpura, Pontianak pada 9 Agustus 2020, guru tersebut dinyatakan positif.
"Saat ini guru tersebut telah menjalani isolasi di rumah singgah pasien Covid-19 di bekas bangunan RSUD Bengkayang," ujarnya.
Selain seorang guru, Bengkayang juga mencatat penambahan satu kasus positif lainnya yakni pemuda berusia 20 tahun. Pemuda tersebut tercatat juga pernah melakukan perjalanan ke Pontianak setelah datang dari Surabaya.
"Bersangkutan pernah bekerja di Jawa Timur dan tanggal 25 Juli 2020 pernah melakukan riwayat perjalanan dari Surabaya ke Kota Pontianak," katanya.
Terkait dengan dua kasus ini, Obaja mengimbau kepada seluruh masyarakat Bengkayang untuk tetap tenang dan menerapkan protokol kesehatan.