Gubernur Kalbar Minta Pemda Percepat Serapan APBD: Yang Lambat Tidak Saya Transfer

Antara
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji. (Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji meminta bupati dan wali kota mempercepat serapan anggaranAPBD 2023. Sutarmidji tak segan untuk menunda transfer dana ke daerah yang lambat menyerap APBD.

"Daerah yang eksekusinya lambat, bagi hasil pajaknya saya tunda. Tidak akan saya transfer, karena dana sudah diserahkan tetapi tidak dibelanjakan. Saya tidak mau," kata Sutarmidji di Pontianak, Jumat (27/1/2023).

Sutarmidji mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalbar menyerahkan bagi hasil pajak hampir Rp100 miliar ke tiap kabupaten dan kota. Bahkan Kota Pontianak mencapai Rp170 miliar per tahun.

"Kita dari Rp6 triliun APBD, Rp1,1 triliun itu dana bagi hasil pajak untuk daerah tingkat dua," tutur mantan Wali Kota Pontianak dua periode ini.

Dia mengingatkan, pemerintah daerah yang telah menerima bagi hasil pajak namun tidak membelanjakan malah akan jadi masalah.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gubernur Kalbar Ria Norsan Diperiksa KPK terkait Kasus Korupsi Proyek Jalan

57 tahun lalu

KPK Masih Rahasiakan Hasil Penggeledahan Rumah Gubernur Kalbar Ria Norsan

57 tahun lalu

Gubernur Kalbar Ria Norsan Diperiksa KPK, Kasus Apa?

57 tahun lalu

Rapat Paripurna LKPJ APBD 2023, Badung Capai Surplus Belanja Rp1 Triliun

57 tahun lalu

1.202 Buruh Pabrik Rokok di Sleman Terima BLT DBHCHT Senilai Rp600.000

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal