Cerita 9 Warga Singkawang di Wilayah Separatis Bersenjata Myanmar, Disiksa Dipaksa Bekerja

Rizki Kurnia
Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) berhasil dipulangkan ke Singkawang, Kalimantan Barat. (Foto: Rizki Kurnia).

SINGKAWANG, iNews.id - Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) berhasil dipulangkan ke Singkawang, Kalimantan Barat. Mereka berjumlah sembilan orang.

Sebelumnya, mereka sempat terjebak di wilayah separatis bersenjataMyanmar. Mereka dipaksa bekerja untuk menipu warga Indonesia lewat investasi bodong.

Mereka bekerja di perusahaan milik warga China yang beroperasi di Yangon, wilayah separatis bersenjata Myanmar. Bahkan, perusahaan tempat mereka bekerja dijaga puluhan orang berpakaian preman bersenjata api laras panjang.

"Kami dibawa ke suatu tempat ada sungai kecil dan sampai di sana saya kaget banyak orang membawa senjata laras panjang. Dia tidak berpakaian kayak tentara, tapi bebas," ujar Rio, salah satu korban saat menceritakan penderitaannya di Myanmar kepada Penjabat Wali Kota Singkawang, Sumastro, Selasa (18/7/2023).

Sebelumnya mereka sempat memohon bantuan pemerintah untuk diselamatkan setelah mendapat beragam penyiksaan dan ancaman pembunuhan saat dipaksa bekerja.

Pada kesempatan itu, Penjabat Wali Kota Singkawang, Sumastro berharap tidak ada lagi warga Kota Singkawang tertipu dengan tawaran gaji tinggi untuk bekerja di Luar negeri secara ilegal.

"Tolong ingat-ingat itu," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hasil Timnas Indonesia vs Myanmar, Menang 3-1 Garuda Muda Tersingkir dari SEA Games 2025

57 tahun lalu

141 Warga Sumut Korban TPPO di Myanmar Dipulangkan Jelang Lebaran

57 tahun lalu

Robiin Eks Anggota DPRD Indramayu Korban TPPO dan Penyekapan di Myanmar Dibebaskan

57 tahun lalu

Mantan DPRD Indramayu Bersama Puluhan WNI Disekap dan Disiksa di Perbatasan Thailand-Myanmar

57 tahun lalu

Pria asal Semarang Diduga jadi Korban TPPO di Myanmar, Kerap Disiksa dan Diperas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal