Bocah di Kotim Terluka Parah Diserang Owa-Owa yang Lepas dari Kandang

Sigit Dzakwan Pamungkas
Seekor owa-owa diserahkan masyarakat ke BKSDA Sumut beberapa waktu lalu. (Foto: istimewa)

Sebaliknya BKSDA juga mengimbau kepada masyarakat setempat untuk tidak melakukan penangkapan, pembunuhan, atau hal lain kepada satwa liar yang dilindungi apabila terlihat muncul ke permukiman warga.

"Apabila ada kemunculan dan gangguan satwa liar khususnya satwa liar yang dilindungi undang-undang, tolong dilaporkan ke petugas BKSDA, TNI atau Polri. Jangan ditangkap, dipelihara atau dibunuh," ujarnya.

Usai memberikan pemahaman kepada warga setempat, BKSDA Pos Jaga Sampit menerima penyerahan Owa yang menyerang bocah tersebut untuk ditindaklanjuti.

"Untuk satwa liar dimaksud sudah kita terima dan diamankan di Pos Sampit sambil menunggu arahan pimpinan," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sadis! Pria di Kotim Tewas Ditusuk Sahabat Karib usai Pesta Sabu

57 tahun lalu

Tergiur Harga Murah, Pedagang Nasi Kuning di Kotim Tertipu Beli Beras Karung Isi Pasir

57 tahun lalu

Geger Penemuan Kerangka Manusia di Bawah Jembatan Sampit, Berawal dari Bau Busuk

57 tahun lalu

Mayat Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Tepi Jalan Sampit, Diduga Terlindas Truk

57 tahun lalu

2 Ekor Gajah Induk dan Anak Mati Berdampingan di Mukomuko Bengkulu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal