Ganip mengatakan, BNPB memahami bahwa bencana banjir yang terjadi di empat wilayah di Kalbar itu dipicu oleh faktor cuaca, yakni tingginya intensitas hujan di wilayah hulu Sungai Kapuas.
Kendati demikian, banjir yang merupakan jenis bencana hidrometeorologi tersebut seharusnya dapat dicegah dengan berbagai upaya.
"BNPB sejak dari awal telah mengingatkan para BPBD untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi bencana hidrometeorologi basah dengan mitigasi. Baik itu jangka pendek maupun jangka panjang, kita harus siaga terus,” ujarnya.