"Erik yang merupakan warga Dusun Sungai Asam menyandang disabilitas (lumpuh). Rumahnya juga terendam air setinggi sekitar 20 sentimeter. Atas inisiatif dan kesepakatan bersama kami melakukan evakuasi ke rumah saudaranya yang lebih aman," katanya.
Dia menjelaskan, tindakan tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan warga mengingat hujan masih terjadi sampai saat ini, dan tidak menutup kemungkinan debit air Sungai Kapuas juga terus naik.
"Kami melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir ke tempat yang lebih aman, itupun ke tempat keluarganya sendiri," ujarnya.