Awas! Beredar Madu Palsu di Kalbar, Penjualnya Ditangkap di Ketapang

Antara
Beredar madu palsu di Kalimantan Barat dengan omzet penjualan mencapai puluhan juta rupiah per bulan. (Foto: ilustrasi).

KETAPANG, iNews.id - Polisi mengungkap peredaran madu palsu di Kalimantan Barat (Kalbar). Tiga orang pelaku ditangkap di Kecamatan Kayong, Kabupaten Ketapang.

Pelaku yakni MRS (25), SAJ (34) dan MSS (45). Penjualan madu palsu ini menghasilkan omzet hingga puluhan juta dalam sebulan.

"Kami menangkap tiga tersangka jual beli madu palsu dengan penghasilan puluhan juta rupiah," kata Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Primastya, Jumat (17/9/2021). 
 
Dia mengatakan, pemalsuan madu ini terungkap setelah korban, yaitu Komariyah (56) warga Kelurahan Sampit Kecamatan Delta Pawan Ketapang melapor ke Polres Ketapang karena merasa tertipu.

Korban telah mengeluarkan uang Rp95,2 juta untuk membeli madu yang ditawarkan pelaku.

Menurutnya, korban melaporkan ada dua laki-laki, satu di antaranya MRS datang ke rumahnya untuk menawarkan madu dengan harga Rp350.000 per kilo pada Sabtu (11/9).
 
Selanjutnya, pada Senin (13/9) datang lagi dua laki-laki ke rumah korban, satu di antaranya mengaku bernama Chandra dari Jakarta.

Dua pelaku ini diperkirakan bagian dari komplotan pelaku untuk mencari madu dengan jumlah banyak kepada korban. Korban teringat dengan dua orang pelaku sebelumnya yang sempat menawari madu. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Terkini Guncang Kayong Utara Kalbar, Cek Magnitudonya

57 tahun lalu

Identitas 8 Korban Tewas Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar, 2 Kru dan 6 Penumpang

57 tahun lalu

Aksi Cepat TNI! 209 Prajurit Dikerahkan Evakuasi Korban Helikopter Jatuh di Sekadau

57 tahun lalu

Terungkap! Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar Sempat Kirim Sinyal Darurat

57 tahun lalu

Helikopter Angkut 8 Orang Jatuh di Hutan Sekadau, Evakuasi Terkendala Medan dan Cuaca

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal