PONTIANAK, iNews.id - Sebanyak 252 desa di Kalimantan Barat (Kalbar) belum terjangkau internet. Hal ini salah satu yang menghambat rencana digitalisasi di Kalbar.
"Masih ada 252 desa belum terjangkau internet dan 928 desa yang sinyalnya lemah. Ini yang sebenarnya perlu mendapat dorongan," kata Kepala Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Kalbar, Alfian di Kubu Raya, Selasa (6/4/2021).
Dia mengatakan hal itu akan segera diatasi. Sebab Pemprov Kalbar sedang mendorong elektronifikasi transaksi pemerintah daerah baik kabupaten maupun kota.
"Untuk di Pemprov sudah jalan, hanya saja kita sekarang perlu mendukung percepatan bagi kabupaten dan kota," ujarnya.
Sementara itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalbar, Agus Chusaini mengatakan sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan beberapa kementerian untuk masalah telekomunikasi.