25 TKA China Telantar di Ketapang Akan Dikirim ke Rudenim Pontianak

Antara
Tenaga Kerja Asing (TKA) China di Ketapang, Kalimantan Barat dipindahkan ke Rumah Detensi Imigrasi beberapa waktu lalu. (iNews.id/Gusti Eddy)

KETAPANG, iNews.id - Sebanyak 25 tenaga kerja asing (TKA) China telantar di Kabupaten KetapangKalimantan Barat. Mereka akan dikirim ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pontianak agar tak menjadi masalah sosial.

"Kita akan segera melakukan pergeseran agar mereka jangan di Ketapang karena bisa menimbulkan dampak sosial dan keamanan. Harus dipindahkan Rudenim di Pontianak secepatnya," ujar Bupati Ketapang Martin Rantan, Rabu (12/1/2022).

Martin mengatakan, sebagai kepala daerah dirinya tak bisa mangkir dari persoalan ini. Dirinya telah bertemu dengan 25 TKA China itu di kantornya pada Jumat (7/1/2021).

TKA China yang telantar itu mengaku bekerja di PT Sultan Rafli Mandiri (SRM). Mereka hidup telantar di Ketapang dan belum mendapatkan gaji dari perusahaan yang mendatangkan mereka.

Martin mengatakan, Pemkab Ketapang mengurus para TKA China ini karena pertimbangan kemanusiaan. Namun juga tetap harus mempertimbangkan aspek keamanan, karena mereka adalah warga negara asing.

"Kalau mereka menimbulkan kejahatan di sini bisa repot kita. Jadi lebih baik digeser saja dari Ketapang," katanya.

Menurut Martin setelah para TKA China itu berada di Rudenim Pontianak, dirinya akan berkomunikasi dengan perusahaan dan perwakilan China untuk mencari solusi.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
15 jam lalu

Tak Terima Ditampar, Operator Ekskavator Lindas TKA China di Luwu Utara

6 hari lalu

Viral TKA China Diduga Ilegal di Batam, Imigrasi Ungkap Hasil Sidak

10 hari lalu

Kasus Oli Palsu di Kalbar Dilimpahkan ke Kejaksaan, Tersangka Segera Diadili

21 hari lalu

Polda Kalbar Ungkap Peredaran Narkoba Skala Besar, Sita Sabu 4,3 Kg hingga Uang Rp3,8 Miliar

1 bulan lalu

Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal