"Cuma KBRI di Yangon tidak bisa masuk karena sedang dikuasai oleh separatis bersenjata," katanya.
Keluarga khawatir keselamatan 11 PMI tersebut. Mereka menaruh harapan agar pemerintah bisa segera memulangkan para PMI tersebut ke Singkawang.
"Kita tunggu saja. Saya siap datang menjemput demi keselamatan warga kita," ujarnya.