Warga Muslim Malang Bakar Foto Rasmus Buntut Aksi Pembakaran Alquran

Avirista Midaada
Rasmus Paludan, pelaku pembakar Alquran. (reuters).

Eko menambahkan, islamphobia ataupun sikap kebencian terhadap Islam adalah bentuk kemunduran dalam berpikir. Di saat para ilmuan di dunia mulai menemukan bukti-bukti nyata kebenaran Al Qur'an, para Islamophobia justru menutup mata akan kebenaran-kebenaran itu hanya karena kebencian yang membabi buta.

"Sebagai sesama umat manusia kita dianjurkan untuk saling menghormati keyakinan agama masing-masing. Tindakan Rasmus Paludan justru telah mencederal hubungan umat beragama tersebut," tuturnya. 

Pihaknya mengimbau agar lebih banyak mempelajari dan mengenal keindahan serta kesempurnaan Al Quran untuk menanamkan keimanan yang mantap terhadap Al Qur'an sehingga dapat diamalkan dalam kehidupan. Muslim Malang Bergerak mendoakan, semoga Allah SWT memberikan hidayah kepada orang-orang yang telah menistakan firman Allah 

"Tetapi jika mereka tidak bertaubat, maka semoga Allah menghancurkan mereka dan membalas mereka dengan balasan yang setimpal," katanya.

Aksi demonstrasi ini berjalan kurang lebih satu jam. Tepat sekitar pukul 14.00 WIB massa aksi akhirnya membubarkan diri dengan tertib, dengan kawalan puluhan aparat kepolisian dari Polresta Malang Kota. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok Tengah, 1 Korban Tewas

57 tahun lalu

Motif Pria Lansia Nekat Bakar Toko Grosir Snack di Jombang, Sakit Hati Ditegur

57 tahun lalu

Terungkap Kasus Pembakaran Toko Grosir Snack di Jombang, Pelaku Ditangkap

57 tahun lalu

1 Orang Ditangkap terkait Pembakaran Ponpes Nurul Jadid di Mesuji, Diduga Provokator

57 tahun lalu

Ngeri! Preman di Medan Siram Bensin dan Ancam Bakar Warung gegara Tak Diberi Uang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal