Warga Kampung Miliarder di Tuban Menyesal Jual Lahan untuk Kilang Minyak, Ini Penyebabnya  

Pipiet Wibawanto
Warga kampung miliarder di Tuban berunjuk rasa ke kilang minyak GRR Tuban, Senin (25/1/2022). (Foto: iNews.id/Pipiet Wibawanto).

TUBAN, iNews.id - Warga kampung miliarder di Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban mengaku menyesal menjual lahan ke Pertamina. Pasalnya, keberadaan kilang minyak grass root refinery (GRR) milik perusahaan pelat merah itu dianggap tidak memberi manfaat kepada warga sekitar

Sejumlah warga mengeluh tidak bisa bekerja di tempat kilang minyak, sekalipun menjadi buruh kasar atau satpam. Alasannya, batasan usia. Padahal, saat pembebasan lahan mereka mengaku dijanjikan bisa bekerja di sana tanpa persyaratan usia. 

Janji itu pula yang membuat mereka luluh dan menjual sawahnya untuk pembangunan kilang minyak. Mereka mengaku bersedia menjual karena punya mimpi bisa bekerja di tempat kilang minyak yang baru. 

Tetapi semua mimpi itu pupus. Karena itu, Senin kemarin mereka menggelar unjuk rasa ke GRR Tuban tersebut. Mereka menuntut agar Pertamina memenuhi janjinya, merekrut warga desa.

Tuntutan itu disampaikan karena mereka menganggur. Sebab, lahan sawah yang menjadi satu-satunya mata pencaharian telah habis dijual untuk pembangunan kilang minyak.  

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebakaran di Pertamina Losarang Indramayu, Asap Pekat Membubung Tinggi

57 tahun lalu

1.000 Liter Biosolar dan Pertalite Dipasok, Distribusi BBM Jangkau Kawasan Terisolasi di Aceh

57 tahun lalu

Lokasi Sulit Ditembus, Pertamina Airdrop Bantuan untuk Warga Terisolasi di Aceh Tamiang

57 tahun lalu

Ternyata Ini Alasan SPBU Swasta Tolak Beli BBM Impor Via Pertamina

57 tahun lalu

Kasus Korupsi Pertamina, Anak Pengusaha Minyak Riza Chalid Akan Hadapi Persidangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal