Warga Eksodus karena Percaya Doktrin Kiamat, Ini Kata MUI Ponorogo

Ihya Ulumuddin
Ahmad Subekhi
Ilustrasi ajaran sesat. (Foto: Okezone)

Sayuti juga menduga dimungknkan ada kesalahfahaman jamaah dalam memahami apa yang disampaikan oleh kiai, tokoh toriqoh Akmaliyah Assholihiyah. Akibatnya mereka bertindak tidak benar.

“Bisa juga ada pihak yang mengolah keterangan itu (kiamat sudah dekat) menjadi isu yang meresahkan masyarakat,” katanya.

Kiai Sayuti juga mengimbau warga yang sudah berada di Malang untuk kembali ke Ponorogo agar kehidupan mereka lebih dalam. Atas kejadian ini pula, MUI Ponorogo juga tengah menggelar rapat internal membahas fenomena tersebut.

Sebelumnya Katimun, warga Watubonang mengajarkan Toriqoh Akmaliyah Asholihiyah dari Malang. Rumah Katimun bahkan dijadikan sebagai kantor cabang Ponorogo dan pusat kegiatan. Pengikutnya ratusan orang.

Belakangan, sepulang dari umrah, Katimun berubah dan menyampaikan ajaran kiamat sudah dekat. Tak berselang lama, Katimun dan 52 orang mengungsi ke Malang. Mereka menjual rumah dan seluruh harta bendanya untuk keperluan hijrah tersebut.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita

57 tahun lalu

Dikawal Ketat Polisi, KPK Geledah Dinkes Ponorogo Pengembangan Kasus OTT Mantan Bupati

57 tahun lalu

Detik-Detik Mengerikan Balita di Ponorogo Terseret Banjir 100 Meter, Ibu Histeris

57 tahun lalu

Balita Terseret Banjir di Ponorogo Ditemukan, Kondisi Mengenaskan

57 tahun lalu

Tebing Longsor akibat Hujan Deras di Ponorogo, Jalur Antarkecamatan Terputus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal