Wali Murid Demo Dinas Pendidikan Pasuruan, Protes SPMB yang Dinilai Membingungkan

iNews TV
Wali murid SMA demo Cabang Dinas Pendidikan Pasuruan memprotes SPMB 2026 yang dinilai membingungkan dan menyulitkan pendaftaran sekolah. (Foto: iNews TV/Jaka Samudra)

Warga menilai aturan SPMB tahun ini masih menyisakan banyak persoalan. Salah satunya kebingungan dalam memahami jalur pendaftaran.

Mereka juga menyoroti perbedaan pemahaman terkait jalur domisili reguler dan domisili sebaran. Kondisi itu disebut membuat banyak wali murid bingung menentukan pilihan sekolah untuk anak mereka.

Koordinator aksi, Mudrik Maulana, mengatakan sistem penerimaan siswa tahun ini menimbulkan kerancuan. Menurutnya, banyak wali murid kesulitan memahami aturan yang berlaku.

"Penerimaan siswa tahun 2026 ini memberlakukan sistem yang kurang baik karena menimbulkan kerancuan dan kebingungan dari wali murid untuk mendaftarkan sekolah," ujarnya, Senin (22/6/2026).

Mudrik juga menyebut ada temuan ketimpangan dalam pelaksanaan SPMB. Salah satunya terkait jalur domisili yang tetap menggunakan acuan nilai.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisruh SPMB Jabar, Sekolah Swasta Tolak Skema Bantuan Rp100.000 ke Siswa

57 tahun lalu

Kisruh SPMB Jabar, Sekolah Swasta Gratis Kini Diserbu Calon Siswa dan Orang Tua

57 tahun lalu

SPMB Jakarta 2026 Libatkan 103 Sekolah Swasta Gratis, Tampung 10.109 Murid

57 tahun lalu

SPMB Jakarta 2026 Dibuka, Daya Tampung Capai 245.980 Murid Baru

57 tahun lalu

Situs SPMB SMA Jabar Lumpuh Tak Bisa Diakses, Calon Siswa di Cirebon Panik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal