Pesta digelar malam hari setelah siang harinya pasangan Wali Kota dan Wali Kota Blitar terpilih Santoso-Tjujuk Sunario mengikuti pelantikan di gedung Grahadi Surabaya. Pesta yang dihelat informasinya banyak melibatkan relawan pemenangan pilkada 2020.
"Sangat tidak patut. Apalagi saat ini pemerintah tidak henti henti berseru ke masyarakat untuk menerapkan prokes," kata Trijanto yang juga Koordinator Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK). Di dalam rekaman video, Santoso terlihat begitu menikmati acara.
Terlihat juga bagaimana orang nomor satu di Kota Blitar tersebut merogoh uang dari saku celanannya. Uang pecahan Rp100 dan Rp50.000 tersebut kemudian dia sawerkan kepada masing masing penyanyi perempuan. Satu penyanyi diantaranya sontak memperlihatkan tingkah ekspresif.
Penyanyi wanita yang diduga mantan istri eks Wali Kota Blitar Muh Samanhudi Anwar tersebut, memamerkan hasil saweran dengan mengacung acungkan lembaran uang ke udara. Sementara di depan panggung puluhan orang berjoget berdesak desakan.
Menurut Trijanto, Wali Kota Santoso tidak bisa menjadi contoh yang baik. Di satu sisi pemerintah meminta masyarakat mentaati protokol kesehatan, termasuk tegas menyatakan sanksi bagi yang melanggar. Namun di sisi lain, kata Trijanto, Wali Kota Blitar justru melanggar ucapannya sendiri.