Selain itu, kata Kiai Qusyairi, surat edaran salat tepat waktu juga menjadi salah satu wujud harapan serta pesan dari para kiai dan habaib kepada Fauzi setelah dianyatakan menang di Pilkada Sumenep. Dia pun bersyukur Fauzi mulai memenuhi apa yang diharapkan para ulama Sumenep.
"Memang banyak masukan dan pesan dari ulama dan habaib kepada pak Fauzi. Salah satunya agar aktivitas-aktivitas religi hendaknya dihidupkan kembali di desa-desa, di kecamatan dan di kota. Pak Fauzi memulai dari ASN di Pemkab. Ini cara yang tepat untuk memulai yang baik," kata kiai muda yang juga penasehat GMNU itu.
Sementara Bupati Sumenep Ahmad Fauzi saat dikonfirmasi membenarkan terkait dikeluarkannya surat edaran salat tepat waktu bagi ASN di Pemkab Sumenep itu. Menurut dia, edaran tersebut menjadi salah satu ikhtiarnya untuk menjadikan Sumenep semakin baik.
Politisi asal PDIP ini menyebutkan, guna mencapai tujuan tersebut, dieperlukan empat hal yang harus dilakukan bersama-sama oleh para ASN, yakni, ikhtiar, spiritual, rituan dan qonaah.
"Empat hal ini kami pandang penting untuk dilakukan bersama-sama. Karena, kami yakin, jika empat hal itu bisa kita maksimalkan, Insyaallah Sumenep akan lebih baik," kata Fauzi, Kamis (1/4/2021).
Untuk diketahui, setalah mengeluarkan surat edaran salat tepat waktu untuk ASN, Fauzi juga mengeluarkan surat edaran serupa untuk masyarakat umum, termasuk perusahaan swasta, sekolah, BUMD, TNI dan Polri serta kalangan komunitas pribadi.
Pada poin surat edaran tersebut, umat Islam diimbau untuk menghentikan seluruh aktivitas lima menit sebelum azan berkumandang hingga melaksanakan salat berjemaah di masjid.