Namun di tengah jalan, ratusan massa menghadang ambulans. Petugas dalam medis juga menolak diminta melepaskan hazmat karena merupakan bagian dari protokol penanganan Covid-19.
Lantaran dinilai membahayakan petugas, akhirnya jenazah diserahkan sesuai permintaan massa. Keluarga jenazah yang saat itu juga ikut mengawal mobil ambulans sempat bernegosiasi dengan warga. Kesempatan tersebut digunakan petugas untuk melarikan diri.
Sebelumnya, jenazah tersebut dibawa ke Rumah Sakit M Noer sejak bulan lalu. Hasil swab test menunjukkan pasien positif Covid-19 namun meninggal dalam perawatan.